Lasusua dalam Bayang-Bayang Prostitusi Online: Rahasia Umum yang Belum Tersentuh?‎

Kolaka Utara, Kolutgelap.my.id – Dugaan maraknya praktik prostitusi online di Kecamatan Lasusua kembali menjadi sorotan masyarakat. Senin (15/06/2026).

‎Aktivitas yang diduga berlangsung melalui aplikasi percakapan dan media sosial tertentu itu disebut-sebut telah berlangsung cukup lama dan memanfaatkan sejumlah penginapan sebagai lokasi pertemuan.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah warga, fenomena tersebut bukan lagi hal yang asing di tengah masyarakat. Bahkan, sebagian warga menilai aktivitas tersebut telah menjadi rahasia umum yang diketahui banyak orang.

‎Salah seorang warga Lasusua yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku prihatin dengan kondisi tersebut.

‎"Kalau masyarakat di sini sebenarnya sudah lama tahu. Hampir setiap hari ada perempuan yang diduga menawarkan jasa melalui aplikasi. Yang bikin heran, aktivitas seperti ini seolah berjalan terus tanpa ada tindakan yang benar-benar membuat efek jera," ujarnya.

‎Warga lainnya juga mempertanyakan pengawasan terhadap lokasi-lokasi yang diduga berulang kali digunakan sebagai tempat transaksi.

‎"Kami tidak mau menuduh siapa-siapa. Tapi kalau suatu tempat sudah berkali-kali disebut masyarakat sebagai lokasi yang diduga dipakai untuk kegiatan seperti itu, tentu harus ada penyelidikan yang serius. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap penegakan hukum," katanya.

‎Dalam penelusuran yang dilakukan, tim investigasi menemukan sejumlah akun pada aplikasi yang kerap dikaitkan dengan praktik prostitusi online. Beberapa akun tersebut mencantumkan lokasi pertemuan yang mengarah ke wilayah Lasusua dan sekitarnya. Namun demikian, temuan ini belum dapat dijadikan bukti adanya keterlibatan pihak pengelola penginapan maupun pihak lain tanpa adanya penyelidikan resmi dari aparat penegak hukum.

‎Seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya menilai persoalan ini tidak boleh dianggap sepele karena dapat berdampak luas terhadap kehidupan sosial masyarakat.

‎"Ini bukan cuma soal pelanggaran norma. Kalau dibiarkan terus, dampaknya bisa ke keluarga, ke anak-anak muda, ke keamanan lingkungan, bahkan bisa memicu penyakit sosial lainnya. Pemerintah dan aparat harus serius melihat persoalan ini," tegasnya.

‎Masyarakat juga menyoroti perlunya pengawasan terhadap penginapan yang diduga berulang kali menjadi lokasi aktivitas tersebut.

‎"Kalau benar setiap tamu wajib menunjukkan identitas saat menginap, maka kami berharap aparat dapat menelusuri sejauh mana pengawasan yang dilakukan. Yang kami minta bukan tuduhan, tetapi penyelidikan yang transparan dan profesional," ujar seorang warga lainnya.

‎Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai dugaan maraknya praktik prostitusi online di wilayah Lasusua. Namun masyarakat berharap aparat penegak hukum segera melakukan penelusuran mendalam guna memastikan kebenaran informasi yang beredar serta menindak pihak-pihak yang terbukti melanggar hukum.

‎"Kami hanya ingin Lasusua tetap menjadi daerah yang aman dan bermartabat. Kalau memang ada praktik seperti itu, bongkar dan tindak. Kalau tidak ada, sampaikan juga ke masyarakat agar tidak menjadi fitnah yang berkepanjangan," tutup salah seorang warga.

(*)

Lebih baru Lebih lama